Senin, 24 Februari 2014

Resensi Novel

 Keselamatan atau Kehancuran Bumi
Siko Rizki Aji

Judul Buku      : The Lost Java
Penulis             : Gerry Kun-Geia Nugraha
Penerbit           : IG Press
Tempat Terbit  : Yogyakarta
Cetakan           : 1, Juni 2012
Tebal               : xiv + 363 halaman
Ukuran            : 13,5 x 19,5 cm



            Gerry Kun-Geia Nugraha atau Kun Geia yang memiliki motto “Satu Pena, Beribu Karya, Berjuta Makna” adalah seorang Master Kimia lulusan UGM. The Lost Java adalah novel pertamanya namun sebelumnya ia telah menulis beberapa cerpen. Penulisan novel ini dimulai karena sebuah lomba novel tingkat nasional di Yogyakarta pada tahun 2010.
            Kun Geia mewujudkan novel the lost java ini dalam 3 minggu dengan semangat “MENGHAJIKAN ORANG TUA”. Dengan semangatnya itu, pernah ia menulis 24 jam tanpa istirahat kecuali untuk makan, sholat, dan kebutuhan primer lainnya. Inspirasi novel ini diperoleh saat Kun Geia mengikuti perkuliahan kimia lingkungan di Pascasarjana Kimia UGM, Profesor Eko Sugiharto membahas tentang global warming.
            Novel ini diceritakan mulai dari saat Gia Ihza sang tokoh utama baru dilahirkan dengan cacat jantung. Setelah 29 tahun berlalu sekarang sang bayi sudah menjadi seorang ahli kimia dan sedang mengikuti panel ilmuan tentang global warming. Di ceritakan bahwa Gia Ihza adalah seorang general manager  di sebuah lab rahasia. Gia ditugaskan oleh orang yang membesarkanya Profesor Deni, untuk mengikuti ekspedisi penyelamatan bumi di Antartika dengan tim bernama Warriors of Antartic (WAR).
            Dalam ekspedisi tersebut, tim war dihadang oleh orang yang menamakan diri mereka Dark Star Knight yang mengincar formula penyelamat bumi untuk menaklukan dunia dibawah kekuasaan Zionis. Satu dari lima formula berhasil diambil mereka dan tim WAR berhasil kembali ke indonesia dengan dua orang meninggal dan gia terluka parah. Berkat Profesor Deni formula tersebut berhasil diganti dan menghancurkan organisasi Dark Star Knight karena kehabisan dana karena formula yang salah.
            Pertama, novel ini cukup menarik untuk dibaca berkat genre thrillernya yang menegangkan dan memacu adrenalin. Walaupun sampul dari buku ini kurang menarik dan kurang mewakili isi buku sehingga calon pembaca kurang berminat mengambilnya dari rak perpustakaan atau toko buku. Cerita The Lost Java ini juga membingungkan pada bagian penanggalan karena kita tidak akan tahu pada tahun berapa kejadian di novel hingga halaman 49.
            Novel ini memiliki beberapa kekurangan yaitu, dimana Kun Geia terlalu banyak menyisipkan footnote sehingga pembaca harus bolak-balik membaca supaya mengerti apa yang dimaksud. Novel ini juga terlalu menjelaskan semuanya secara mendetail, seperti.
1.      Hasomer (tahun 1910)
Termasuk organisasi pertama sebelum pembentukan rezim Zionis, merupakan kelompok teroris, militer, dan spionase. Mereka menjalankan aksi untuk melindungi koloni-koloni permukiman Yahudi di Palestina sekaligus melancarkan teror bagi warga muslim di sana. Yutzhak Ben Tarvi, salah seorang pengurus Hashomer menjadi Presiden Israel dan Ben Gurion, salah seorang loyalisnya menjadi Perdana Menteri pertama Zionis Israel.254
Hal tersebut tidak terlalu diperlukan karena tidak mengganggu jalan cerita.
Salah satu kekurangan novel ini adalah memasukan kisah tentang percintaan bertema Islami antara Gia dan Husna yang terlihat terlalu menceramahi sehingga tidak menyatu dengan genre thriller yang menegangkan.
            Tetapi dibalik kekurangan itu, Kun Geia berhasil menyajikan sebuah bacaan tidak seperti novel lain yang berfokus pada percintaan. Kun Geia juga dapat menghadirkan sebuah cerita yang memiliki alur yang cepat dan sulit ditebak, seperti menebak siapa yang membocorkan rahasia GarPu lab. Kita tidak akan tau hinga kita memasuki bagian klimaks novel.
            Karya Kun Geia ini termasuk bacaan berat dilihat dari isi dan informasi didalam cerita. Novel ini sangat cocok bagi mereka yang sudah lulus dari bangku SMA karena berisi tentang ilmu sains dan memuat tentang konspirasi politik global. Informasi didalamnya sangat sayang jika dilewatkan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar